Selasa, 15 April 2014
AWASI PISTON BARET AKIBAT OLI
Kejadian
piston dan liner baret sangat berefek sangat besar. Hal tersebut bisa
menyebabkan kompresi bocor dan tenaga ngedrop. Penyebab utamanya adalah
pemakaian oli yang terlalu lama yang pada umumnya oli sudah sangat
kotor. Oli kotor ini tingkat friksinya terlalu besar dan mempermudah
baret pada piston.Kalau
sudah baret yang pasti akan berakibat pada kompresinya, dan menyebabkan
ngedropnya tenaga mesin. Solusi yang di tempuh untuk mengatasinya hanya
bisa dengan cara oversize hingga batas maksimal yaitu 100. Oversize
itu memperbesar diameter liner silinder ikuti diameter piston baru.
Mulai dari oversize 25 (0,25 mm) sampai oversize 100 (naik 1 mm) dan
kalau lebih namanya bore-up. Untuk meminimalisasi kerusakan dinding
piston, selalu jaga kondisi oli di dalam bak mesin. Kalau memang
waktunya diganti, jangan biasakan ditunda apalagi sampai volumenya
dibiarkan berkurang dari 1.000 ml. Kemudian biasakan juga melakukan
pemanasan mesin saat pertama kali motor dihidupkan sekitar 5 menit. Agar
pelumas yang masih berada di bawah dapat terangkat ke atas dan
benar-benar maksimal melumasi komponen yang bergesekan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar